Mochamad Yugi Hanif Muharam; " />
Record Detail Back

XML

Implementasi Vulnerability Assessment Pada Keamanan Website Berdasarkan Owasp Top 10 2025 (Studi Kasus: Aplikasi Standar Satuan Harga (Ssh) Kabupaten Bogor)


Penanganan keluhan dan gangguan teknis (helpdesk) dalam sebuah operasional perusahaan idealnya dilakukan secara cepat, responsif, dan terstruktur dengan mendahulukan permasalahan yang memiliki dampak kerusakan paling fatal. Namun dalam kenyataannya, ketiadaan sistem klasifikasi yang objektif membuat penanganan tiket keluhan sering kali memperlakukan semua masalah secara setara tanpa memedulikan tingkat urgensinya. Akibatnya, gangguan kritis yang dapat melumpuhkan aktivitas bisnis perusahaan terpaksa mengantre di belakang kendala minor, sehingga memicu terjadinya downtime operasional yang merugikan. Permasalahan antrean yang tidak teratur ini perlu dicarikan alternatif pengurutan rute pengerjaan tiket yang paling efektif agar penanganan masalah darurat dapat dioptimalkan. Untuk keperluan tersebut, berbagai parameter penentu tingkat kepentingan tiket dimasukkan ke dalam struktur data Priority Queue, di mana urutan pengerjaan disusun berdasarkan akumulasi nilai Priority Score yang dihitung secara dinamis dari kombinasi skor kata kunci, dampak operasional, serta durasi tunggu guna mencegah fenomena starvation. Implementasi dan simulasi sistem manajemen antrean keluhan ini dibuat dengan memanfaatkan ekosistem platform Odoo ERP Versi 14, dengan bahasa pemrograman Python, basis data PostgreSQL, serta dimodelkan menggunakan pendekatan berorientasi objek menggunakan notasi UML (Unified Modelling Language)
005 MUH I
NONE
Text
Indonesia
Universitas Langlangbuana
2026
Bandung
LOADING LIST...
LOADING LIST...
APA Citation
Mochamad Yugi Hanif Muharam. (2026).Implementasi Vulnerability Assessment Pada Keamanan Website Berdasarkan Owasp Top 10 2025 (Studi Kasus: Aplikasi Standar Satuan Harga (Ssh) Kabupaten Bogor).(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd