<label>hey aku disini show_detail</label><?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="99">
<titleInfo>
<title>Identifikasi Bahaya dan Risiko Kecelakaan Kerja dengan Menggunakan Metode JSA (Job Safety Analisis) &#38; HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control) di PT. X</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Idan Ruswandi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Bandung</placeTerm></place>
<publisher>Universitas Langlangbuana</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>PT.X  merupakan  perusahaan  yang  bergerak  di  bidang  textile,  yang  memiliki berbagai macam potensi bahaya keselamatan dan kesehatan kerja. Dari tahun 2014-2018 terdapat beberapa kejadian kecelakaan kerja yang dialami pekerja di divisi pencelupan benang. Hal ini dapat terjadi karena beberapa faktor baik lingkungan kerja maupun sikap pekerja yang kurang memahami pentingnya k3. Penelitian ini diawali dengan melakukan identifikasi bahaya dengan JSA (job safety analysis) yang mempunyai manfaat untuk mengindentifikasi dan menganalisa bahaya dalam suatu pekerjaan. Sedangkan penilaian dan pengendalian risiko menggunakan HIRARC (hajard identification risk assessment and risk control) merupakan salah satu persyarat yang harus ada dalam menerapkan manajemen K3. Berdasarkan proses proses identifikasi sumber potensi bahaya di divisi pencelupan benang di temukan 19 sumber potensi bahaya, yang memiliki 4 tingkatkan yaitu risiko rendah (Biru), sedang (Hijau), tinggi (Kuning) dan (Merah) ekstrim, dimana untuk risiko yang memilki tingkatan risiko tinggi dan ekstrim harus segera dilakukan evaluasi dan perbaikan oleh perusahaan.

Kata kunci: Kesehatan dan keselamatan kerja, Jsa, Hirarc, Risk Analysis</note>
<subject authority=""><topic>Skripsi Teknik Industri</topic></subject>
<classification>600</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository Fakultas Teknik Sistem Repository Elektronik Skripsi dan Penelitian Dosen Fakultas Teknik</physicalLocation>
<shelfLocator>90 658 RUS i</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">TI-2019-010</numerationAndChronology>
<sublocation>Rak Skripsi</sublocation>
<shelfLocator>90 658 RUS i</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="150" url="" path="/TI - Idan Ruswandi - 41155010150024 - Cover.pdf" mimetype="application/pdf">Cover-BAB II</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="151" url="" path="/TI - Idan Ruswandi - 41155010150024 - Dapus.pdf" mimetype="application/pdf">BAB Kesimpulan-Daftar Pustaka</slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image>Cover_-_Idan_Ruswandi.png.png</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>99</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-12-29 16:40:42</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-08-21 16:04:59</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>